dika si pengusaha media

rasa2nya gua selalu punya dorongan buat jadi pengusaha media. gua mau bikin majalah sendiri, mau bikin radio sendiri, nyetak buku sendiri, dan sebagainya.

dulu, waktu esempe, gua pernah bikin komik sendiri. terinspirasi (dan menggunakan judul) dari game the adventure of little ralph, komiknya jalan sampe ngabisin tiga buku tulis. komiknya di-update hampir setiap hari secara sporadis. kadang nambah banyak panel, kadang cuma beberapa. jalan ceritanya juga nggak pernah bener2 direncanain. tergantung inspirasi apa yang dateng hari itu. mungkin gua bisa bahas tentang komik ini di postingan sendiri nanti2.

yang jelas, gua nyesel banget barangnya nggak selamat sampe tahun 2019.

masih di era yang sama, gua pernah bikin radio sendiri bareng adek gua si arkan. waktu itu, kita masih merupakan bocah2 yang norak sama teknologi rekam suara di henpon. saat itu, si arkan punya henpon sony ericsson k618 yang bisa ngerekam suara agak lama. gua pun ngerekam acara yang ceritanya merupakan bagian dari sebuah radio bernama "bebek radio". segmen2 yang ada di radio ini, ceritanya, semua berhubungan sama bebek. tau acara after school rock di mtv? gua bikin segmen "angsa after school", yang gua aja udah lupa isinya apa.

fyi, angsa after school adalah satu2nya segmen yang pernah gua bikin di bebek radio.

waktu esema, ketika gua mulai punya hobi nulis, gua berencana buat nerbitin buku sendiri. rencana maha agung gua, pada waktu itu, adalah menerbitkan buku yang terinspirasi dari blog thinking idiot--ala2 raditya dika gitu lah. gua bahkan udah ngedesain kovernya sendiri! tapi ya rencana tinggal rencana..

omong2, kenapa ya? kenapa gua begitu bersemangat buat bikin apa2 sendiri? apa yang mendorong jiwa do-it-yourself gua sampe sebegitunya? ah, mungkin itu bisa dijawab lewat postingan2 di masa depan.

yang pasti, saat ini, gua mau kembali merintis usaha media. gua akan bikin majalah sendiri, bikin radio sendiri, dan nyetak buku sendiri. gua punya cetak birunya, gua punya kode dna-nya.

dan gua pun bukannya tanpa modal kok.

kedua podcast yang lagi gua garap (bicara behavioral economics dan tahu sama tahu) ada di bawah bendera radio suka-suka. gua berencana untuk pake nama ini lebih luas, ke lembaga percetakan suka-suka buat buku dan majalah, lembaga penyiaran suka-suka buat konten video, dan radio suka-suka buat podcast. mungkin yang terakhir bisa gua gabung ke lembaga penyiaran. entahlah.

dika jaman esempe dan esema, bersiaplah. kita selesaikan apa yang kalian mulai.

Komentar