sapi lada hitam doni

pengalaman doni memasak sapi lada hitam kemarin sore tidak membuatnya jumawa. saat ini, ketika dirinya ditantang oleh kang royan untuk membuat masakan yang lebih enak dari buatannya, ia sebenarnya enggan. doni begitu menghormati kang royan, yang dianggapnya sudah seperti keluarga sendiri.

"doni, ayolah masak kamu nggak mau. kamu kan sudah jago masak sekarang!", ujar kang royan sambil mengaduk kopi hitamnya. siang itu begitu terik, dan bagi kang royan tidak ada teman yang lebih menyenangkan dari segelas kopi hitam pahit.

yang ditantang merendah, "saya masih belum ada apa-apanya kang. saya nggak mungkin bisa masak lebih enak dari akang. serius deh".

masakan sapi lada hitam doni telah membuat satu kampung kulon geger. bukan karena rasanya, bukan karena bahannya, tetapi karena saat itu kampung kulon dilanda gempa. kang royan, tetua yang mengklaim sebagai "koki kampung", merasa terusik oleh hal ini. karena itu, ia menantang doni dalam kompetisi memasak; ia ingin masyarakat sadar bahwa ribut-ribut kemarin bukan disebabkan oleh kualitas masakan doni.

di sisi lain, doni memilih untuk merendah karena selain menganggapnya sebagai keluarga, ia juga sadar maksud kang royan yang sebenarnya. pemuda tanggung ini tahu bahwa dirinya pasti akan kalah dan menanggung malu. dirinya tahu kang royan tidak menyimpan niat buruk, namun ia juga tidak ingin harga dirinya diinjak-injak warga kampung.

sambil memandangi kang royan yang sedang menyeruput kopi, doni terpikir sebuah ide. ide yang sangat bagus yang tidak hanya menyelesaikan masalah doni dan kang royan, tetapi juga semua masalah yang ada di muka bumi ini, termasuk mereka yang tinggal di semesta yang berbeda. ide yang sangat sempurna hingga membuat negara-negara adikuasa rela menghabiskan sisa anggaran tahunan mereka untuk mengklaim ide tersebut. ide yang sangat brilian, yang orang-orang jenius seperti sir isaac newton, albert einstein, stephen hawking, dan ahmad dhani prasetyo menyesal karena tidak pernah memikirkannya.

sayangnya, kita tidak akan pernah mengetahui apa ide tersebut, karena kampung kulon kembali dilanda gempa, dan doni bersembunyi di tempat yang berbeda dari kang royan, membuatnya sulit untuk memberi tahu idenya tersebut.

Komentar