22/09/17

pejuang kanker

jadi hari ini saya mendapat kabar ada seorang teman jauh yang meninggal karena kanker.


terus tadi, waktu di motor, saya ngelamun. saya baru ngeh bahwa "pejuang kanker" adalah istilah yang riil (bukan sekedar lip service ala pejuang keadilan sosial), dan mereka yang bisa sembuh (atau seenggaknya membaik) adalah orang2 yang hebat. kenapa demikian?

yang saya tau, obat yang khasiatnya adalah untuk menyembuhkan kanker masih merupakan pe-er besar bagi dunia kesehatan. selain itu, dari apa yang saya perhatikan, kondisi kesehatan orang yang mengidap kanker (setidaknya yang berada di tingkat akhir) itu nggak karuan--di beberapa kasus bahkan tampilan fisiknya ikut memburuk. dan para pejuang kanker berani menghadapi itu semua.

sedangkan saya, kalo dipikir, mungkin akan menyerah begitu tau bahwa saya (semoga nggak) mengidap kanker tingkat akhir. mungkin saya akan minta disuntik mati aja. tapi kemudian pasti saya akan kepikiran bahwa tindakan seperti itu adalah egois, karena saya akan mengecewakan keluarga dan orang2 terdekat saya.

tapi, di sisi, lain saya ngerasa nggak punya self-efficacy (maaf, saya nggak nemu istilah lokal yang pas) untuk menghadapi rasa sakit dan ketidakberdayaan itu. saya akan udah kalah sejak belum mulai berjuang.

(ini adalah tulisan yang drafnya ditulis beberapa bulan yang lalu, tapi tidak saya terbitkan karena terasa belum bagus. tapi, setelah dibaca lagi, ternyata isinya bagus juga)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar