21/09/17

anus jalanan

anus jalanan adalah istilah yang saya sematkan pada pengguna jalan yang hobi mengeksekusi kelakuan minus di jalanan. istilah ini melingkupi "pengguna jalan", jadi anus jalanan bisa berbentuk pengendara mobil, sepeda motor, atau jenis lain seperti pengendara sepeda betis dan pejalan kaki. meskipun, ketika anda baca lebih jauh, gelar ini lebih layak disematkan kepada kelompok pertama dan kedua.

anus jalanan: saya, anda, dan siapa saja pasti pernah menemukannya

(di blog saya yang lain, saya menulis beberapa kelakuan minus khas anus jalanan. silakan baca sendiri untuk tau lebih jauh.)

salah satu karakteristik umum dari seorang anus jalanan adalah kebiasaan melanggar aturan jalan. yang paling sederhana, mereka seperti tidak memahami makna lampu lalu lintas (bahwa merah berarti berhenti bergerak, kuning berarti hati2, dan hijau berarti silakan lewat), sehingga apapun warna lampunya, terobos solusinya.

selain melanggar aturan, mereka juga adalah orang2 yang sangat tidak sabaran. dalam contoh menerobos lampu lalu lintas, mereka tidak akan segan membunyikan klakson keras2 pada anda, jika kebetulan anda adalah orang yang cukup cerdas untuk menaati aturan. jika beruntung, anda mungkin akan mendapat bonus berupa makian, atau setikdanya tatapan ngajak kelahi.

omong2 soal kecerdasan, saya bisa menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah atribut yang paling banyak luput pada anus jalanan. sebagai contoh, mereka seringkali membuang sampah di jalanan, tapi menjadi yang paling depan protes ke pemerintah ketika rumahnya kebanjiran. atau, paling ogah mematuhi rambu lalu lintas, tapi berjuang sekuat tenaga menuntut keadilan jika dirinya mengalami kecelakaan karena ulah anus jalanan lain.

jadi, sudahkah anda bertemu anus jalanan hari ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar